Ampera Menargetkan 80 Persen Dukungan Pemuda Kendari untuk Memilih Prabowo-Gibran

Ampera Menargetkan 80 Persen Dukungan Pemuda Kendari untuk Memilih Prabowo Gibran

Ampera Targetkan 80 Persen Suara Anak Muda Kendari Pilih Prabowo-Gibran

Ampera Targetkan 80 Persen Suara Anak Muda Kendari Pilih Prabowo-Gibran, itulah salah satu headline yang sempat ramai diperbincangkan saat Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019 lalu. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang hal tersebut dan bagaimana posisi politik di Kendari sekarang.

1. Pemilihan Presiden 2019 dan Ampera
Pada masa Pilpres 2019, salah satu kelompok pemuda yang dianggap berpengaruh di Kendari adalah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kendari (Ampera). Kelompok ini dikenal sebagai pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka mengangkat isu-isu seperti pemberantasan korupsi, keadilan sosial, dan kemandirian ekonomi.

Dalam Pilpres 2019, Joko Widodo-Ma’ruf Amin memenangkan suara terbanyak wilayah Sulawesi Tenggara dengan perolehan suara sebesar 57,20 persen. Sementara itu, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya memperoleh 42,80 persen suara. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Ampera gagal mencapai target yang mereka tetapkan.

2. Kendari di Tengah Pandemi Covid-19
Saat ini, Indonesia dan seluruh dunia sedang berjuang melawan pandemi Covid-19. Di Kendari, situasi tidak jauh berbeda. Menanggapi hal ini, Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir menetapkan Kendari sebagai zona hijau virus corona. Artinya, di wilayah ini tidak ada lagi pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif.

Namun, situasi ekonomi di Kendari tetap terpengaruh. Padahal, kendala ekonomi ini sudah ada sejak sebelum pandemi. Perekonomian Kendari mengalami stagnasi sejak beberapa tahun terakhir, dengan angka pengangguran yang semakin meningkat. Hal ini kemudian direfleksikan dalam Pilpres 2019, di mana kelompok masyarakat yang merasa terpinggirkan punya kecenderungan untuk memilih calon yang mereka harapkan bisa mengubah situasi yang ada.

3. Prabowo dan Gibran, Apa yang Menarik Mereka?
Prabowo Subianto adalah tokoh militer dan mantan Panglima TNI AD yang bergabung dengan dunia politik pada awal 2000-an. Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka adalah sosok generasi muda yang dikenal sebagai pengusaha di bidang kuliner. Keduanya kemudian bergabung sebagai pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Di bawah naungan Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, Gibran mulai aktif diperbincangkan sebagai kandidat kuat pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Solo. Bahkan, berbagai jajak pendapat dan survei yang dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Solo berharap Gibran maju sebagai calon.

Meski demikian, kini Gibran lebih banyak bersosialisasi di Kendari dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi pembangunan kota tersebut. Menurut survei terbaru, pasangan Prabowo-Gibran memiliki tingkat elektabilitas yang cukup tinggi.

4. Relevansi Ampera dan Target 80 Persen Suara
Saat ini, Ampera masih ada dan aktif di Kendari. Mereka menjadi salah satu kelompok yang diduga akan mendukung pasangan Prabowo-Gibran pada Pilwako Kendari yang akan diselenggarakan tahun ini.

Namun, terkait penggalangan suara untuk Prabowo-Gibran, Ampera mengaku tidak lagi mematok target tertentu seperti pada Pilpres 2019. Meski begitu, mereka tetap berusaha memenangkan pasangan tersebut dengan cara menyebarkan informasi dan kampanye ke masyarakat.

5. Faktor-faktor Lain di Balik Dukungan Prabowo-Gibran
Mendukung sebuah pasangan dalam suatu proses pemilihan, seperti Pilwako Kendari, biasanya diwarnai oleh berbagai faktor. Beberapa faktor yang bisa memengaruhi dukungan masyarakat, antara lain:

– Kepribadian dan karakter pasangan calon
– Program kerja dan visi-misi pasangan calon
– Relasi dan dukungan partai politik
– Kampanye dan pengenalan diri pasangan calon kepada masyarakat

Pada kasus Prabowo-Gibran, masyarakat Kendari punya alasan-alasan sendiri dalam memberikan dukungan kepada pasangan tersebut. Beberapa di antaranya adalah karena:

– Prabowo Subianto dianggap sebagai sosok yang tegas dan memiliki pengalaman dalam memimpin
– Gibran Rakabuming Raka dianggap sebagai sosok yang muda, visioner, dan berpotensi memberikan warna baru bagi Kendari
– Partai Gerindra yang menjadi basis dukungan pasangan Prabowo-Gibran juga memiliki basis di Kendari

6. Kendari di Tengah Persaingan Sengit pada Pilwako
Tidak hanya pasangan Prabowo-Gibran, ada beberapa pasangan yang turut berkompetisi dalam Pilwako Kendari tahun ini. Beberapa pasangan tersebut adalah pasangan Yahya-Rusdy, pasangan Sulkarnain-Enggo, dan pasangan Dollah-Amy.

Pada pilkada sebelumnya, Sulkarnain Kadir menjadi juara dalam Pilwali Kendari pada 2015. Sementara itu, Rusdy Mastura merupakan kader Partai Demokrat yang memiliki basis di Kendari. Kedua pasangan ini mempunyai pengalaman dan dukungan dari partai politik.

Pasangan Dollah-Amy adalah kelompok independen yang mengusung Dollah Mando sebagai calon wali kota dan Aminuddin Lamatenggo sebagai calon wakil wali kota. Mereka bertarung dengan mengedepankan program-program yang menarik, seperti pemberdayaan petani dan nelayan serta penguatan ekonomi kreatif.

7. Perkiraan Hasil Pilwako Kendari 2020
Meski menjadi hal yang sulit ditebak, ada beberapa isu yang membicarakan kemungkinan hasil Pilwako Kendari. Semua isu tersebut masih harus dibuktikan dengan kartu suara pada hari pemungutan suara.

Namun, salah satu isu yang cukup mencuat adalah bahwa pasangan Prabowo-Gibran akan mendominasi hasil Pilwako Kendari, baik dalam perolehan suara pemilihan, maupun pilkada. Hal itu karena dibuktikan dengan memiliki basis partai politik yang sudah kuat dari awal.

8. Dampak Pilwako Kendari Terhadap Pembangunan Kota
Masyarakat Kendari tentu berharap Pilwako Kendari bisa memberikan dampak positif pada pembangunan kota. Hal ini akan menjadi perhatian bagi pemerintah daerah kalau baik para kandidat maupun masyarakat Kendari sendiri, yang bergerak untuk menciptakan inovasi-inovasi dalam berbagai sektor.

Banyak hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi kendala bangunan, mulai dari peningkatan perekonomian, peningkatan kualitas pendidikan, hingga peningkatan kesehatan. Dalam hal ini, pembawa visi dan ide-ide baru akhirnya menjadi kunci perubahan yang lebih maju.

9. Kesimpulan
Pemilihan Wali Kota Kendari tahun ini diperebutkan oleh beberapa pasangan calon, termasuk pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Meski dukungan Ampera tidak seperti yang diinginkan pada Pilpres 2019, Prabowo-Gibran tetap dianggap sebagai pasangan yang memiliki peluang besar memenangkan pilkada. Meski demikian, hasil pilkada baru akan diketahui setelah hari pemungutan suara. Namun, penting bagi seluruh masyarakat di Kendari untuk mengetahui program kerja pasangan calon yang diusung masing-masing di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Pilwako Kendari harus dapat menyelesaikan permasalahan yang ada, dan memberikan kemajuan yang berarti bagi warga kota.

Original Post By Dmarket