Ajak China Bersatu Melawan Houthi

Ajak China Bersatu Melawan Houthi

AS Ajak China Bersatu Lawan Houthi, Apa yang Harus Kita Ketahui?

Konflik di Yaman yang memuncak pada perang sipil sejak 2015, telah menimbulkan ketegangan geopolitik di kawasan ini. Banyak negara, termasuk Amerika Serikat dan China, campur tangan dalam konflik ini. Dan baru-baru ini, AS mengajak China untuk bergabung dalam koalisi untuk melawan pemberontak Houthi di Yaman. Mari kita ulas lebih dalam, apa yang sebenarnya terjadi dan apa implikasinya bagi AS dan China.

1. Mengapa AS mengajak China?
Pada dasarnya, AS mengajak China untuk membantu memecahkan konflik di Yaman. Terlepas dari perbedaan pandangan dan kepentingan, kerjasama tetap diperlukan untuk mengakhiri konflik ini. AS memandang China sebagai partner penting yang mampu berperan aktif sebagai mediator di wilayah tersebut.

2. Peran China di Yaman
China memiliki kepentingan ekonomi di Yaman, terutama dalam hal energi. Sumber daya alam Yaman yang melimpah menjadikan negara ini sebagai pasar potensial bagi Cina. Di sisi lain, China memiliki hubungan yang baik dengan Iran, negara yang turut campur tangan dalam konflik Yaman. Hal ini berdampak pada tidak adanya dukungan China kepada Saudi Arabia yang selama ini menentukan kebijakan regional di Timur Tengah.

3. Perkembangan Terbaru Konflik Yaman
Meski terdapat perdebatan dan ketidaksepahaman antara AS dan China, konflik Yaman tetap menjadi perhatian sporadis bagi masyarakat internasional. Tahun ini saja, kelompok Houthi telah melancarkan beberapa serangan yang menyerang kebijakan AS dan Saudi di wilayah terdampak. Pada bulan Januari 2021, Houthi menyerang Bandara Internasional Aden di Yaman Selatan, memperebutkan kendali atas wilayah tersebut.

4. Implikasi Terhadap AS dan China
Kata kunci dalam konflik Yaman adalah kepentingan. AS dan China sama-sama memiliki kepentingan dan agenda masing-masing di wilayah ini. AS berupaya membendung pengaruh Iran, sementara China mencari pasar potensial dalam sektor energi. Meski hubungan AS dan China kurang harmonis, kehadiran China di wilayah ini akan memberikan dampak positif bagi stabilitas regional, terutama jika China berperan sebagai mediator sekaligus menekan kelompok Houthi untuk mengakhiri konflik.

5. Dampak Perang di Yaman
Krisis kemanusiaan di Yaman sangatlah serius. Berdasarkan data dari Perserikatan Bangsa-bangsa, sekitar 80% penduduk Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan. Jumlah korban jiwa dan pelanggaran hak asasi manusia akibat konflik ini sangat besar. Dalam beberapa tahun terakhir, konflik ini juga telah memperburuk kondisi kesehatan masyarakat yang kian memprihatinkan, terutama di tengah pandemi COVID-19.

6. Kerjasama Internasional dan Solusi Jangka Panjang
Kerjasama internasional sangatlah penting untuk mengatasi konflik di Yaman. Pemerintah dan masyarakat internasional dapat bersama-sama memperkuat usaha bantuan kemanusiaan kepada penduduk terdampak. Solusi jangka panjang perlu diupayakan oleh semua pihak terkait, mulai dari menghilangkan blokade ekonomi hingga mengurangi ketergantungan Yaman pada impor barang dan jasa dari luar negeri.

7. Mendesak Pemerintah AS dan China
Konflik di Yaman membutuhkan solusi jangka panjang yang melibatkan banyak negara. AS dan China harus mendesak jangka panjang solusi konflik, bukan hanya terkait kerjasama di pasukan koalisi. Kebutuhan kemanusiaan harus diperhatikan oleh semua pihak dan konflik yang berkepanjangan harus diakhiri dengan perdamaian.

8. Jalan Terjal, Tapi Ada Harapan
Mengakhiri konflik di Yaman bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan upaya bersama, bersama-sama dicita-citakan. Kerjasama internasional, seperti yang diupayakan AS dan China saat ini, perlu dilakukan terus-menerus. Hasan nasional dan internasional, serta komitmen terus-menerus untuk mencapai solusi jangka panjang, adalah kuncinya.

9. Mengakhiri Konflik dan Memperbaiki Kondisi Kemanusiaan
Konflik di Yaman bukanlah sekadar persoalan regional. Konflik ini membutuhkan solusi komprehensif dan pemberian bantuan segera untuk korban kemanusiaan. AS dan China perlu merancang solusi jangka panjang sehingga gejolak di wilayah tersebut dapat diakhiri.

10. Kesimpulan
Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengakhiri konflik di Yaman. Kerjasama internasional perlu ditingkatkan untuk membantu masyarakat terdampak. AS mengajak China sebagai satu mitra penting dalam memecahkan konflik ini dan memperbaiki kondisi kemanusiaan di Yaman. Dengan solusi jangka panjang, diharapkan konflik di Yaman akan segera usai dan stabilitas regional dapat ditingkatkan.

Original Post By Dmarket