16 Rekor Buruk yang Dicapai Manchester United di Bawah Erik Ten Hag

16 Rekor Buruk yang Dicapai Manchester United di Bawah Erik

16 Rekor Buruk Manchester United di Bawah Erik Ten Hag dalam bahasa Indonesia

Manchester United telah mengalami sejumlah rekor buruk sejak ditangani oleh manajer Erik Ten Hag. Kehadirannya di Old Trafford awalnya menciptakan harapan besar, tetapi hasil yang tidak memuaskan membuatnya menjadi sorotan publik. Berikut ini adalah 16 rekor buruk yang telah diraih Manchester United sejak ditangani oleh Ten Hag.

1. Performa Tidak Konsisten

Sejak Ten Hag menjadi manajer Manchester United, tim ini telah mengalami performa yang tidak konsisten. Mereka sering kali gagal meraih kemenangan berturut-turut dan juga sering kali mereka bermain dengan kurang mengesankan. Hal ini telah menimbulkan keraguan apakah Ten Hag adalah pilihan yang tepat untuk klub ini.

2. Serangan yang Kurang Tajam

Selain performa yang tidak konsisten, serangan Manchester United di bawah kepemimpinan Ten Hag juga terlihat kurang tajam. Mereka sering kali kesulitan mencetak gol, dan ketika mereka melakukannya, gol-gol itu terjadi dengan jarang. Hal ini menyebabkan kebingungan di antara para penggemar tentang apakah Ten Hag memiliki strategi yang tepat dalam membangun serangan mereka.

3. Pertahanan yang Melemah

Tidak hanya serangan Manchester United yang terlihat lemah, pertahanan tim ini juga terlihat rapuh sejak Ten Hag datang. Mereka sering kali kebobolan gol dengan mudah, dan kesalahan individu dari pemain belakang terjadi dengan frekuensi yang tinggi. Kelemahan ini telah mempengaruhi performa tim secara keseluruhan dan mengarah pada kekalahan yang tidak perlu.

4. Performa Buruk di Kompetisi Eropa

Manchester United juga telah mengalami performa buruk di kompetisi Eropa sejak Ten Hag menjadi manajer. Mereka sering kali tersingkir di babak perempat final atau semifinal, dan mereka tidak mampu mencapai tahap akhir turnamen dengan konsisten. Ini sangat mengecewakan bagi para penggemar yang berharap Manchester United bisa kembali bersinar di panggung Eropa.

5. Masalah Taktik Menentang Tim Kecil

Manchester United di bawah Ten Hag sering kali gagal menemukan solusi taktik yang tepat saat berhadapan dengan tim kecil. Mereka sering kali berjuang untuk merespons permainan tim kecil yang bertahan dengan rapat, dan strategi yang digunakan oleh Ten Hag tidak mampu memecah pertahanan mereka. Ini adalah rekor buruk yang sangat memalukan bagi klub sebesar Manchester United.

6. Ketidakmampuan Mengelola Pemain Bintang

Sebagai salah satu klub terbesar di dunia, Manchester United memiliki sejumlah pemain bintang di skuad mereka. Namun, Ten Hag sering kali dianggap tidak mampu mengelola pemain ini dengan baik. Beberapa pemain bintang bahkan dikabarkan merasa tidak puas dengan gaya manajemen Ten Hag, yang berdampak negatif pada performa tim secara keseluruhan.

7. Absennya Trophy dalam Jangka Waktu yang Lama

Manchester United selalu dikenal sebagai klub yang ambisius dan berorientasi pada prestasi. Namun, di bawah kepemimpinan Ten Hag, mereka belum mampu meraih trofi utama dalam waktu yang lama. Ketidakmampuan untuk mengamankan gelar juara telah menimbulkan keraguan tentang kemampuan Ten Hag sebagai seorang manajer.

8. Performa yang Buruk di Derbi Manchester

Derbi Manchester adalah salah satu pertandingan paling dinantikan dalam setiap musim, tetapi di bawah Ten Hag, Manchester United sering kali tampil buruk dalam pertandingan ini. Mereka sering kali dikalahkan oleh rival sekota mereka, Manchester City, dengan skor besar dan tanpa perlawanan yang sesungguhnya. Ini merupakan rekor buruk yang sangat merugikan bagi Manchester United.

9. Masalah dalam Mengamankan Posisi di Papan Atas Klasemen

Sebagai salah satu klub besar, Manchester United diharapkan mampu bersaing di papan atas klasemen setiap musim. Namun, di bawah kepemimpinan Ten Hag, mereka sering kali berjuang untuk mengamankan posisi di papan atas. Mereka terkadang bahkan berjuang untuk masuk ke zona Liga Champions, yang menunjukkan bahwa Ten Hag belum mampu membawa klub ini ke level yang diharapkan.

10. Kehilangan Kepercayaan Penggemar

Performa buruk dan hasil yang tidak memuaskan telah menyebabkan banyak penggemar kehilangan kepercayaan dalam kepemimpinan Ten Hag. Mereka mulai mempertanyakan kemampuan dan strategi manajer ini, dan beberapa pihak bahkan menuntut pergantian manajer. Ini adalah rekor buruk yang tidak bisa diabaikan oleh Manchester United.

11. Kurangnya Inovasi Taktik

Salah satu masalah yang sering dikaitkan dengan Ten Hag adalah kurangnya inovasi taktik. Dia terlihat mengandalkan strategi yang sama berulang kali, tanpa upaya untuk melakukan perubahan yang signifikan. Hal ini membuat tim mudah terbaca oleh lawan dan sulit untuk menciptakan kejutan dalam permainan.

12. Ketidakmampuan Mengelola Cedera Pemain

Manchester United telah menghadapi banyak cedera pemain dalam beberapa musim terakhir, tetapi Ten Hag sering kali dianggap tidak mampu mengelola situasi ini dengan baik. Pemain yang cedera seringkali dibiarkan terlalu lama bermain atau dipaksakan untuk kembali bermain terlalu cepat. Ini telah mempengaruhi pemulihan pemain dan meningkatkan risiko cedera yang lebih serius.

13. Transfer yang Gagal

Jendela transfer telah menjadi momen penting bagi Manchester United untuk memperkuat skuad mereka, tetapi di bawah Ten Hag, beberapa transfer mereka terbukti tidak sukses. Beberapa pemain yang dibeli dengan harga yang tinggi tidak dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim, sedangkan beberapa pemain muda yang berbakat malah jarang mendapatkan kesempatan bermain.

14. Tidak Ada Perubahan yang Signifikan dalam Gaya Bermain

Sejak Ten Hag menjadi manajer, Manchester United tidak mengalami perubahan yang signifikan dalam gaya bermain mereka. Mereka masih mengandalkan serangan balik dan permainan sayap, tanpa inovasi yang mencolok. Hal ini telah membuat tim menjadi mudah untuk dikalahkan oleh lawan yang telah menemukan cara untuk menghadapinya.

15. Hubungan yang Tegang dengan Media

Ten Hag sering dikritik karena hubungannya yang tegang dengan media. Dia sering kali tidak memberikan jawaban yang memuaskan atau bersifat defensif saat dihadapkan dengan pertanyaan sulit. Hal ini membuat hubungannya dengan media semakin buruk, yang juga berdampak negatif pada citra klub.

16. Kurangnya Dorongan Spirit Tim

Terakhir, Manchester United di bawah Ten Hag kerap terlihat tidak memiliki semangat dan dorongan dalam permainan mereka. Mereka sering kali kehilangan keinginan untuk berjuang sampai akhir dan tidak menunjukkan semangat juang yang dibutuhkan dalam sebuah pertandingan. Hal ini mencerminkan brugadiri yang tidak positif di dalam tim.

Berdasarkan rekor-rekor buruk ini, jelas bahwa kepemimpinan Erik Ten Hag belum memberikan dampak positif bagi Manchester United. Fans menginginkan perubahan dan harapannya yang tinggi untuk meraih kembali kesuksesan pun semakin pudar. Semoga klub ini dapat menemukan manajer yang mampu mengembalikan kejayaan mereka di masa depan.

Original Post By Dmarket