Berita  

70 Persen Perempuan Lulusan Teknik di Pakistan Menganggur di Indonesia.

70 Persen Perempuan Lulusan Teknik di Pakistan Menganggur di Indonesia

70 Persen Lulusan Teknik Perempuan di Pakistan Nganggur: Fakta Terbaru di Tahun Ini

Ketika kita berbicara tentang kesetaraan gender di tempat kerja, terkadang ide untuk mewujudkan adil sering hanya berbicara tanpa ada tindakan yang nyata. Salah satu contoh kasus yang merupakan tantangan ini adalah tingginya jumlah lulusan teknik perempuan di Pakistan yang tidak dapat menemukan pekerjaan dalam bidang mereka di tengah kebutuhan yang meningkat untuk pelaku teknik. Berdasarkan studi terbaru, 70 persen lulusan teknik perempuan di Pakistan nganggur. Lalu apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana solusinya?

1. Alasan Tingginya Pengangguran Teknik Perempuan di Pakistan

Mengenai penyebab tingginya pengangguran lulusan teknik perempuan, sejumlah faktor dominan sangat mempengaruhi. Pertama, bagi sebagian orangtua, karir di bidang teknik dianggap lebih cocok untuk anak lelaki daripada anak perempuan. Lalu, kurikulum di sebagian besar lembaga pendidikan di Pakistan tidak mengikuti perkembangan teknologi. Sehingga saat lulus, lulusan sulit menemukan pekerjaan karena kekurangan keterampilan praktis. Selain itu, lembaga pendidikan tidak memiliki kerjasama dengan industri untuk mengisi lowongan pekerjaan.

2. Peningkatan Kebutuhan Tenaga Kerja Bidang Teknik

Di Pakistan, instansi dan lembaga pemerintah mulai melakukan transformasi digital. Banyak produk, sistem dan aplikasi teknologi informatika dikembangkan oleh rasionalisasi dan untuk memenuhi kebutuhan teknologi informasi. Seiring perkembangan industri teknologi informasi, permintaan untuk pelaku teknik meningkat. Sayangnya, banyak lulusan teknik perempuan di Pakistan masih berada di rumah dan tidak mencoba untuk mencari pekerjaan.

3. Solusi Potensial untuk Mengurangi Tingkat Pengangguran Teknik Perempuan

Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah, kelompok masyarakat dan industri dapat bekerja sama untuk mengatasi masalah pengangguran lulusan teknik perempuan. Cara untuk meningkatkan kesadaran ini adalah dengan bekerja dengan pihak-pihak terkait dalam meningkatkan pendidikan teknologi di lembaga pendidikan. Menjalankan kerjasama dengan institusi pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi dan mempromosikan program kerja sama antara institusi pendidikan, industri dan pemerintah di bidang teknologi. Hal ini dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja bidang teknik dan menurunkan angka pengangguran teknik perempuan.

4. Membuat Forum untuk Relax, Fun dan Adiksi

Pemerintah setempat juga dapat merancang forum yang akan mempromosikan profesionalisme wanita dalam bidang teknik, dan memberikan platform untuk merajut jaringan yang kuat dan berkelanjutan di antara pihak-pihak terkait. dengan menyediakan fasilitas pendukung seperti akses internet, seperti perpustakaan atau pusat riset, dan dukungan lainnya yang diperlukan. Forum akan memperkuat dukungan sosial dan jaringan di antara para profesional, dengan tetap menjalin hubungan profesional yang kuat dalam industri.

5. Membuat Peluang Magang

Pilihan lain yang dapat ditawarkan untuk mengatasi tingginya pengangguran lulusan teknik perempuan adalah melalui program magang. Perusahaan dan industri dapat mengadakan program magang sebagai bagian dari misinya untuk menyediakan keterampilan praktis bagi lulusan teknik perempuan. Program ini akan memungkinkan lulusan sembari belajar dan terlibat dalam situasi lapangan ketika mereka melakukan perdamaian dan menangani penugasan tugas.

6. Membuat Lebih Banyak Advertorial Positif bagi Teknik Perempuan

Bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan tekad lulusan teknik perempuan di Pakistan, industri dapat mempromosikan dan membuat pernyataan publik mendukung keterlibatan perempuan dalam bidang ini. Advertorial positif ini harus menyoroti keberhasilan teknik perempuan dan memotivasi ulama atau lembaga pendidikan untuk lebih melek terhadap perempuan dalam bidang ini.

7. Menambah Jaringan Komunitas

Sebagian besar lulusan teknik perempuan sulit menemukan pekerjaan karena kurangnya jaringan komunitas di bidang ini. Dengan adanya jaringan seperti perkumpulan alumni atau asosiasi profesi, lulusan dapat saling memberikan informasi mengenai peluang atau lowongan pekerjaan. Ini membantu lulusan untuk tetap berkembang dan memperluas jaringan teman atau mitra bisnis.

8. Menjalin Kerja Sama dengan Industri dan Investor

Salah satu upaya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menjalin kemitraan dengan industri dan investor. Industri dan investor dapat membantu menciptakan keterbukaan dan mendukung program pendidikan dan pelatihan bagi lulusan teknik perempuan. Mereka dapat membantu merancang program pelatihan dan menjadi pusat pengembangan keahlian kaum perempuan di bidang teknik.

9. Pembukaan Kerjasama dengan Negara Lain

Negara lain dapat membantu dalam mengembangkan program pelatihan bagi lulusan teknik perempuan di Pakistan. Kerja sama dengan negara lain dapat memperluas ruang lingkup kerja dan meningkatkan kerjasama dengan lembaga pendidikan, industri dan investor asing. Hal ini juga meningkatkan peluang dan membuka pintu bagi lulusan untuk mengeksplorasi industri yang berbeda dan bekerja dengan perusahaan internasional.

10. Perlunya Sertifikasi Internasional dalam Bidang Teknik

Untuk memenuhi keterampilan teknikal perempuan di bidang teknik yang sangat diminati, industri perlu menciptakan kesempatan yang sesuai dan mendorong perempuan untuk memperoleh sertifikasi internasional. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan mereka dalam industri dan memungkinkan mereka untuk memenuhi syarat yang dibutuhkan dan diperlukan dalam bidang teknik.

Kesimpulannya, untuk mengatasi masalah pengangguran lulusan teknik perempuan di Pakistan, kerjasama antara pemerintah, industri dan masyarakat luas sangat diperlukan. Dalam masa ini kebutuhan akan pelaku teknik sebagai tenaga kerja bidang teknologi semakin meningkat, sehingga negara perlu memastikan tidak ada potensi lulusan teknik perempuan yang tidak terlibat dalam kegiatan dan pekerjaan di bidang teknologi informasi.

Original Post By Dmarket

Exit mobile version