Serangan “Banjir Al Aqsa” dari Hamas ke Israel Memecah Dunia

Serangan Banjir Al Aqsa dari Hamas ke Israel Memecah Dunia

Operasi “Al Aqsa Flood” Hamas ke Israel, Reaksi Dunia Terpecah

Pada tahun 2021, konflik antara Hamas di Gaza dengan Israel kembali terjadi yang dikenal dengan Operasi “Al Aqsa Flood”. Konflik yang memakan korban jiwa dan merusak infrastruktur di wilayah Gaza dan Israel ini memicu reaksi negara-negara di seluruh dunia. Berikut adalah ikhtisar tentang konflik antara Hamas dan Israel serta reaksi dunia terhadapnya.

1. Konflik antara Hamas dan Israel

Konflik antara Hamas dan Israel terjadi pada pertengahan Mei 2021. Konflik ini dimulai ketika polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem sebagai respons terhadap demonstrasi para Palestina terkait evakuasi paksa di Sheikh Jarrah. Aksi penyerbuan ini memicu protes dan kemudian bentrok dengan polisi Israel yang menewaskan sejumlah warga Palestina dan ratusan orang lainnya terluka.

Hamas kemudian mengeluarkan ultimatum kepada Israel untuk menarik pasukannya dari Masjid Al-Aqsa dan Sheikh Jarrah, jika tidak, maka akan dilancarkan serangan roket ke wilayah Israel. Ultimatum ini tidak ditanggapi oleh pihak Israel, sehingga pada tanggal 10 Mei 2021, Hamas meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel. Serangan ini memicu balasan dari Israel yang meluncurkan serangan udara ke wilayah Gaza, markas Hamas.

Konflik ini terus berlangsung selama 11 hari dengan jumlah korban jiwa yang terus meningkat di kedua belah pihak. Hamas meluncurkan sekitar 4.000 roket ke wilayah Israel, sementara Israel melancarkan serangan udara dan artileri ke wilayah Gaza, yang menewaskan sedikitnya 248 orang Palestina, termasuk 66 anak-anak. Sementara itu, di wilayah Israel, sedikitnya 12 orang tewas akibat serangan roket Hamas.

2. Reaksi dunia terhadap konflik Gaza

Banyak negara dan pemimpin di seluruh dunia mengeluarkan pernyataan dan reaksi terhadap konflik Gaza. Beberapa yang menjadi sorotan adalah sebagai berikut.

– Amerika Serikat: Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengeluarkan pernyataan dan menyerukan agar konflik dihentikan secepatnya.

– Uni Eropa: Uni Eropa menyerukan dihentikannya konflik dan mengecam penggunaan kekerasan oleh kedua belah pihak.

– Liga Arab: Liga Arab mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mengecam aksi Israel yang merusak Masjid Al-Aqsa dan menyerukan penghentian segera terhadap serangan udara ke Gaza.

– Turki: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut Israel sebagai “negara teroris”, dan mengambil sikap tegas dengan memanggil duta besar Israel di Ankara untuk kembali ke Tel Aviv.

– Palestina: Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyerukan agar PBB menentang aksi Israel dan memberikan dukungan penuh bagi rakyat Palestina.

3. Konsekuensi dari konflik Gaza

Konflik yang terjadi di Gaza ini memberikan dampak besar bagi kedua belah pihak. Beberapa dampak tersebut antara lain:

– Korban Jiwa: Sebanyak 248 warga Palestina tewas dalam serangan Israel, termasuk 66 anak-anak. Sementara itu, terdapat 12 korban jiwa di wilayah Israel akibat serangan roket Hamas.

– Kerusakan Infrastruktur: Serangan udara Israel ke kawasan Gaza merusak infrastruktur di wilayah tersebut, termasuk rumah, sekolah, dan klinik kesehatan. Sementara itu, serangan roket Hamas juga merusak beberapa bangunan di wilayah Israel.

– Meningkatkan Ketegangan: Tensi antara Palestina dan Israel semakin meningkat setelah serangan ini terjadi, dan diyakini bahwa hal ini akan berlangsung selama jangka waktu yang lama.

4. Solusi untuk konflik Gaza

Untuk menyelesaikan konflik Gaza, dibutuhkan upaya dari semua pihak. Beberapa solusi yang disarankan antara lain:

– Negosiasi: Negosiasi antara Palestina dan Israel untuk mencari solusi jangka panjang dan adil untuk kedua belah pihak.

– Pengawasan Internasional: PBB atau lembaga internasional lainnya dapat memperkuat pengawasan di wilayah Palestina untuk mencegah konflik serupa terjadi kembali, serta untuk membantu membangun kembali wilayah Gaza.

– Penyelesaian Diplomatik: Solusi diplomatik yang jangka panjang antara Palestina dan Israel perlu dicari untuk memastikan perdamaian dan keamanan bagi kedua belah pihak.

5. Kesimpulan

Konflik Gaza antara Hamas dan Israel yang berlangsung selama 11 hari telah berdampak besar bagi kedua belah pihak. Reaksi dunia secara global dipertegas melalui pernyataan dari pemimpin-pemimpin di negara-negara dan gerakan internasional. Meskipun demikian, konflik yang terjadi haruslah diakhiri dengan cara yang damai melalui negosiasi dan solusi jangka panjang yang dapat memberikan keadilan bagi kedua belah pihak.

Original Post By Dmarket