Berita  

VIDEO: Jemaah di Parepare Tetap Jalani Salat Tarawih Meski Diguyur Hujan

062858000 1679917074

Meski diguyur hujan, jemaah di Parepare tetap semangat dalam menjalani salat tarawih di bulan Ramadan. Bahkan, ratusan jemaah tetap berada di masjid untuk menunaikan salat tarawih walau hujan terus mengguyur.

Tidak ada suara cacian atau keluhan yang terdengar dari jemaah. Mereka tetap khusyuk melaksanakan ibadahnya. Dalam video yang berdurasi kurang lebih 1 menit tersebut, terlihat jemaah dewasa dan anak-anak berdiri di masjid, menghadap kiblat sambil memegang sajadah dan Al-Quran.

Meski hujan terus turun, mereka tetap bersabar dan merasa syukur dengan nikmat yang telah diberikan. Terlihat dari wajah-wajah jemaah yang penuh rasa syukur saat melaksanakan ibadah di dalam masjid, terlebih pada waktu-waktu suci di bulan Ramadan.

Tidak hanya di Parepare, kejadian seperti ini sudah sering terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Namun, apa yang membuat para jemaah terus bertahan meski cuaca sangat tidak mendukung dalam melaksanakan ibadah salat tarawih?

Keimanan yang kuat

Keimanan yang kuat menjadi alasan utama para jemaah tetap melaksanakan salat tarawih meski diguyur hujan. Mereka yakin bahwa ibadah yang dilakukan adalah untuk Allah SWT dan kesulitan yang mereka hadapi hanya akan dijawab dengan berkah.

Rasa syukur

Dalam momen Ramadan, rasa syukur selalu menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan. Terlebih dalam keadaan cuaca yang tidak mendukung, rasa syukur semakin bertambah karena mereka masih bisa melaksanakan ibadah dalam keadaan apapun.

Kebiasaan

Bagi sebagian orang, beribadah sudah menjadi kebiasaan yang sangat sulit untuk ditinggalkan. Maka meskipun hujan turun dengan sangat deras, mereka tetap mempertahankan kebiasaan ibadah dan tidak ingin melewatkan momen indah di bulan Ramadan.

Mendapat pahala

Keinginan untuk mendapat pahala juga menjadi motivasi para jemaah untuk melaksanakan salat tarawih walau dalam keadaan cuaca yang kurang mendukung. Mereka yakin bahwa Allah selalu memperhatikan usaha dan keikhlasan dalam beribadah.

Mengikuti contoh Rasulullah SAW

Rasulullah SAW selalu memberikan contoh dalam menjalani ibadah ketika kondisi cuaca tidak mendukung atau dalam situasi yang sulit. Maka apa yang dilakukan oleh para jemaah yang tetap melaksanakan salat tarawih meski diguyur hujan adalah upaya untuk mengikuti contoh Rasulullah SAW.

Peningkatan keimanan

Salat tarawih menjadi ajang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Selama 29 atau 30 malam, para jemaah dapat memperbaiki diri dan semakin dekat dengan Sang Pencipta. Inilah alasan mengapa mereka tetap bertekad untuk melaksanakan ibadah di dalam masjid, meski dalam kondisi hujan.

Kedekatan dengan jemaah lain

Salat tarawih juga menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan antara jemaah. Dalam keadaan cuaca yang tidak mendukung, jemaah saling membantu dan mempererat tali persaudaraan antara sesama muslim.

Meningkatkan spirit

Tidak bisa dipungkiri, salat tarawih di bulan Ramadan selalu menyimpan spirit yang berbeda dari ibadah lainnya. Spirit tersebut menjadi motivasi bagi para jemaah untuk tetap semangat dan khusyuk dalam melaksanakan ibadah meski dalam kondisi yang kurang mendukung.

Meneguhkan tekad

Dalam momen Ramadan, para jemaah biasanya meneguhkan tekad untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan. Meski dalam kondisi cuaca yang kurang mendukung, mereka tetap meneguhkan tekad untuk melaksanakan ibadah dengan sebaik-baiknya.

Menjadi inspirasi bagi orang lain

Keberanian dan semangat para jemaah yang melaksanakan salat tarawih walau hujan turun deras dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi orang lain. Dalam situasi yang sulit, keberanian dan kerelaan untuk melaksanakan ibadah dengan khusyuk bisa menjadi hal yang positif dan memberikan motivasi bagi orang lain.

Meski lingkungan sekitar terlihat suram, namun semangat para jamaah di Parepare dan wilayah Indonesia lainnya tetap membara. Mereka yakin bahwa meski diguyur hujan, ibadah yang mereka lakukan akan memberi kebaikan bagi kehidupannya. Semoga semangat ini selalu membara dalam hati para jemaah di Indonesia, khususnya dalam momen suci di bulan Ramadan.

Originally posted 2023-03-27 15:00:39.

Exit mobile version